300 Pengusaha Bakal Hadiri Konferensi Semen Internasional di Jakarta

NEWSPAPER.CO.ID: JAKARTA - Sebagai salah satu industri strategis yang menopang pembangunan infrastruktur Indonesia, semen memainkan peranan penting dalam perekonomian Indonesia.

Data statistik Asosiasi Semen Indonesia (ASI) mengungkapkan bahwa sepanjang 2010-2015, konsumsi semen di Indonesia menunjukkan tren kenaikan rata-rata pertahun mencapai angka 8,4%. Apalagi hal ini sejalan dengan peningkatan pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah di Indonesia.

Latar belakang ini mendorong Intercem Asia bekerja sama dengan The Jakarta Advisory Group dan Asosiasi Semen Indonesia menyelenggarakan Konferensi Industri Semen Internasional yang akan digelar pada 11-13 September 2017 mendatang di Fairmont Hotel, Jakarta.

Perwakilan dari Intercem Asia Matt Owen mengatakan Indonesia memegang peranan penting dalam pasar semen di Asia. Bahkan, semen memegang peranan penting dalam ketahanan bangsa terutama dalam pembangunan infrastruktur seperti jalan, sekolah, dan fasilitas umum.

"Industri semen sedang mengalami masa perubahan penting karena pemerintah mengumumkan rencana ambisius untuk mempercepat belanja infrastrukur terutama di jalan dan raya dan pelabuhan. Oleh karena itu, inilah waktu yang tepat untuk bertemu dan mendiskusikan perubahan-perubahan ini bagi industri dan negara," kata Matt dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (24/8/2017).

Matt menambahkan bahwa sebanyak 300 senior eksekutif dari industri semen yang berasal dari 35 negara diperkirakan akan menghadiri acara tersebut. Dalam pertemuan ini, kata dia, peserta tidak hanya mendapatkan wawasan tentang perkembangan terkini dari industri semen dunia, tetapi juga dapat membangun networking dan membuka kerja sama bisnis dan peluang pasar.

"Konferensi ini juga akan turut dihadiri delegasi industri keuangan, trader, dan pengembang. Hingga saat ini sudah lebih dari 200 delegates konfirmasi hadir dari 35 negara dan dalam tiga minggu ini diharapkan sekitar 300 peserta datang," tambah dia.

Matt berharap konferensi ini dapat dimanfaatkan oleh pelaku industri semen Indonesia untuk membangun kerja sama dalam pengembangan bisnisnya.

"Konferensi ini akan membahas perkembangan terakhir market semen dan juga proyeksi lalu up to date perkembangan semen, teknologi dalam pengembangan industri semen, termasuk aspek lingkungan," pungkasnya.

SUMBER: WARTAEKONOMI.CO.ID