Pertumbuhan Sekolah dan Siswa Tak Disertai Pemenuhan Jumlah Guru PNS, Anggota Komisi X DPR RI, Dedi Wahidi: Segera Angkat Guru PNS dalam Jumlah Besar

INDONESIASATU.CO.ID:

JAKARTA - Rapat dengar pendapat antara Panja Standar Nasional Pendidikan Dasar Menengah (SN Dikdasmen) Komisi X DPR RI dengan Dirjen Dikdasmen Kemendikbud, Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu, Dirjen Otda Kemendagri, dan Sekjen Kemenkominfo mengungkap bahwa pertumbuhan jumlah sekolah dan siswa yang ada, tidak disertai dengan pemenuhan jumlah guru PNS.
 
Terkait hal tersebut, Anggota Komisi X DPR RI Dedi Wahidi mengusulkan kepada Kementerian PAN RB, agar segera mencabut moratorium pengangkatan CPNS. “Segera angkat guru PNS dalam jumlah besar, sebab selama ini jumlah pengangkatan guru jauh di bawah yang pensiun,” tandas Dedi di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (13/3/2018).
 
Sebelumnya, dalam paparan yang disampaikan oleh Dirjen Dikdasmen Kemendibud disebutkan bahwa pertumbuhan jumlah siswa untuk jenjang SMP, SMA, dan SMK tahun ajaran 2009-2010 sampai dengan 2016-2017 jauh melampaui pertumbuhan guru PNS. Bahkan untuk jenjang SD, jumlah guru PNS menurun 2 kali lipat dari penurunan jumlah siswa.
 
Total jumlah guru adalah 3.017.290 yang terdiri dari guru sekolah negeri sejumlah 2.114.765 guru dan sekolah swasta sebanyak 902.531 guru. Guru Sekolah Negeri terdiri dari 1.378.940 guru PNS dan 735.825 guru non PNS, sedangkan guru yang ada di sekolah swasta terdiri dari 104.325 PNS dan 798.206 non PNS. Sehingga rasio guru PNS di sekolah negeri sebenarnya jauh lebih tinggi.
 
Dirjen Dikdasmen Kemendikbud menyatakan, jumlah guru PNS yang direkrut saat ini masih jauh lebih rendah daripada guru yang pensiun. Menurutnya, untuk memenuhi kebutuhan guru saat ini, maka dibutuhkan sekitar 988.133 guru PNS. (dep/sf)
Sumber: dpr.go.id

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita