Bupati Pasaman Intruksikan OPD Agar Mendata Warga Terdampak Bencana Banjir dan Longsor

INDONESIASATU.CO.ID:

PASAMAN -- Bupati Pasaman, Yusuf Lubis mengintruksikan kepada seluruh kepala dinas terkait bencana agar melakukan pendataan warga yang terdampak bencana banjir dan longsor di Pasaman. Lubuksikaping, 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Saat ini, terdata 10 kecamatan dari 12 kecamatan yang ada di Kabupaten Pasaman dihantam banjir dan longsor.

Yusuf Lubis meminta organisasi perangkat kerja daerah (OPD) terkait, yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Sosial, Tim Tagana Dinas Sosial, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang dan Dinas Kesehatan bergerak cepat mengatasi berbagai bencana yang terjadi di daerah itu.

"OPD terkait saya perintahkan sigap dan tanggap terhadap situasi sekarang. Hampir diseluruh kecamatan ditimpa musibah banjir, tanah longsor. Bahkan, beberapa kejorongan di Rao Selatan masih terisolasi. Semua OPD termasuk pihak kecamatan agar patroli di daerah-daerah rawan bencana," katanya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Saat ini, terdata 10 kecamatan dari 12 kecamatan yang ada di Kabupaten Pasaman dihantam banjir dan longsor.

Sejumlah kerusakan akibat bencana banjir dan longsor dibeberapa kecamatan sudah dilaporkan pihak BPBD kepada dirinya. Seperti di Rao, bencana banjir merusak puluhan hektar lahan pertanian dan satu unit jembatan gantung di Lubuk Aro hanyut diterjang dahsyatnya banjir.

Di Rao Selatan, banjir juga merusak puluhan hektar areal pertanian, seperti sawah, ladang dan kolam ikan. Merendam puluhan rumah dan menghantam satu unit jembatan gantung di Jorong Ampek Kubu di Nagari Lubuk Layang.(Anto)

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita