H. Malkan Amin, Pimpin dan Ciptakan Kesejahteraan Masyarakat Kunci Utama Partai Nasdem

INDONESIASATU.CO.ID:

WARTAPARLEMEN: PASAMAN --- Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) DPP Partai Nasdem, Dedy Prananta bersama Ketua DPW Partai Nasdem Provinsi Sumbar H. Malkan Amin mengelar rapat konsolidasi bersama pengurus DPD partai Nasdem Pasaman. Kegiatan rapat konsolidasi tersebut berlangsung di Balerong Pusako Anak Nagari Lubuksikaping pada, Rabu (7/3) siang.

Selain mengelar rapat konsolidasi, kedatangan Wasekjen dan Ketua DPW ke daerah itu, juga sekaligus untuk menyampaikan kepada seluruh pengurus DPD partai Nasdem Pasaman bahwa adanya pergantian jabatan Ketua dari Edi Naswani sekarang dijabat oleh Yusuf Lubis. 

"Ya, kedatangan kita ke Pasaman saat ini dalam rangka konsolidasi partai sekaligus menyampaikan adanya pergantian jabatan dari Ketua DPD Partai Nasdem Edi Naswani kepada Yusuf Lubis. Selain di Pasaman, konsolidasi ini juga akan dilaksanakan di Kota Padang, Padang Pariaman, Solok dan Mentawai," ujar H. Malkan Amin Ketua DPW Partai Nasdem Provinsi Sumbar didampingi Dedy Prananta Sekjen DPP Partai Nasdem kepada sejumlah awak media usai rapat konsolidasi, Rabu.

Kata H. Malkan Amin, untuk saat ini, kita konsolidasi tongkat kepemimpinan Ketua DPD Partai Nasdem Pasaman dari Edi Naswani kepada Yusuf Lubis. "Ini adalah salah satu strategi kami dalam mematangkan diri untuk mengikuti pesta demokrasi pemilihan umum serentak tahun 2019 nantinya," kata Malkan Amin.

Tidak itu saja, diakui Malkan Amin dalam perombakan kepengurusan ini, untuk tahun 2021 nantinya, Partai Nasdem juga memastikan diri untuk mengusung satu orang calon bupati di Pasaman.

"Intinya kami rebut tongkat kepercayaan masyarakat, kami pimpin dan kami ciptakan kesejahteraan masyarakat. Ini kunci utama partai Nasdem," lanjut Malkan Amin.

Malkan Amin juga menjelaskan, dalam pemilu 2019 mendatang, DPP Nasdem menargetkan kepada DPD Partai Nasdem Pasaman harus mampu menjadi peserta pemenang pemilu di daerahnya. 

"Kita berharap, DPD Partai Nasdem Pasaman pada pileg 2019 mendatang dapat menghantarkan kadernya untuk duduk di DPR RI minimal satu orang, untuk DPRD Provinsi sebanyak dua orang. Dan minimal 8 orang untuk anggota DPRD Pasaman," katanya.

Menurutnya, dengan duduknya 8 orang anggota partai Nasdem di DPRD Pasaman pada pileg 2019 tersebut, tentu kedepan pada Pilkada 2021 Partai Nasdem Pasaman akan dapat mengusung calonnya sendiri untuk maju menjadi calon Bupati Pasaman di 2021 itu.

Wasekjen DPP Partai Nasdem, Dedy Pramanta juga menyebutkan bahwa, sesuai amanah Ketum Partai Nasdem Bapak Surya Paloh ia memberikan target kepada seluruh kadernya baik di DPW maupun di DPD di seluruh daerah agar mampu memperoleh posisi tiga besar dalam pemilu 2019 mendatang.

"Dalam pemilu legislatif mendatang kita tentu ingin suara yang tinggi. Kita harus naik suara lebih besar jumlah pemilu lalu. Ketum mengambarkan, suara partai NasDem itu minimal pada peringkat tiga, dua, atau bahkan satu," ujar Dedy Pramanta.

Lebih lanjut, Edi Naswani menjelaskan, dengan dialihkannya kepemimpinan DPD Partai Nasdem Pasaman kepada Yusuf Lubis yang kini menjabat sebagai bupati, Edi berharap yang terbaik dapat dilakukan oleh Yusuf Lubis. Pasalnya, saat kepemimpinan Edi, ia telah berhasil setidaknya merebut empat kursi di DPRD Pasaman dan mencetuskan seorang bupati dari partai Nasdem.

"Ibarat mobil, sudah cukup lama saya menahkodai DPD Nasdem Pasaman. Sudah saatnya pula diganti dengan supir baru dan semangat serta perjuangan yang lebih baik. Mau kemana saya, insyallah saya bakal koordinasi dulu dengan ketua umum kami. Apakah sudah saatnya saya tampil atau diberi amanah jabatan yang baru, saya selalu siap," tukas Edi.

Sementar itu, H. Yusuf Lubis yang diamanahi menjadi ketua DPD Partai Nasdem Pasaman, siap melaksanakan tugas yang diembankan oleh ketua DPP Partai Nasdem, serta siap untuk memenangkan Pemilu tahun 2019 di Pasaman.

"Apa yang ditargetkan oleh DPP Partai Nasdem sudah menjadi cita-cita kita bersama. Khusus Pasaman, kita akan targetkan 8 Kursi untuk DPRD Pasaman, DRPD Propinsi di targetkan 2 Kursi, sedangkan untuk DPR RI satu kursi," tukasnya. (101) 

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita