Kangkangi DPRD, Bupati Karo Mengaku Ditegur Gubernur

moralsitepu, 02 Dec 2019, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

KARO - Sudah sangat tidak lazim pemberlakuan mekanisme ala suka-suka Pemda Karo yang layaknya memperhatikan kaidah-kaidah Demokrasi dan menganut resmi Peraturan Perundang-undangan, notabene dalam memutuskan, melaksanakan agenda, kegiatan atau Peraturan-Peraturan sepantasnya melalui jalan musyawarah.

Toh, yang terjadi malah sebalik, mekanisme itu seolah ditiadakan Pemda Karo yang terkesan semakin liar dan merajalela tanpa perlu menunggu persetujuan dari siapa-siapa yang berwenang mendalami terkait regulasi pemerintahan yang ada.

Bagaimana tidak sakitnya disini, seolah argument itu yang disampaikan lembaga Legislatif Karo atas ulah "suka-suka" Pemerintah Daerah (Pemda) Karo dalam pemindahan KAS (Buku Rekening) Daerah dari Bank Sumut (BPDSU) ke Bank BRI belum lama ini. Ujungnya, aksi menyalahlan mencuat juga..

Seperti yang dijelaskan Anggota DPRD Karo, Firman Firdaus Sitepu dari fraksi Golkar. "Pemda Karo merupakan pemegang saham di bank Sumut, secara logika tidak etis kalau Pemda Karo mengalihkan kegiatan perbankan atau pengelolaan rekening KAS Daerah ke Rekening bank lain," jelas Sitepu kepada wartawan, Sabtu (30/11/2019).

Ia membeberkan bagaimana dirinya menanggapi penjelasan Bupati Karo yang mengaku tidak mengetahui pemindahan Rekening Investasi sebesar 50 M. Dan ia juga mengaku, pihaknya tidak memiliki kebijakan dalam peralihan ataupun pengelolaan Rekening KAS Daerah, namun pihaknya juga tidak pernah merekomendasi pemindahan Rekening itu.

"Dalam rapat paripurna, Jumat 29 Nopember 2019 kemarin, secara jelas kami menyampaikan kepada Bupati Karo Terkelin Brahmana bahwa DPRD karo tidak mengetahui pemindahan Dana Investasi sebesar 50 miliar. Dan DPRD Karo tidak memiliki kebijakan dalam upaya peralihan pengelolaan rekening untuk keluar dari Bank Sumut, dan DPRD Karo juga tidak pernah merekomendasi perpindahan itu. Bila itu dipaksakan ya terserah Bupati," kata Firdaus menirukan ucapannya kepada Bupati Karo dalam rapat paripurna di Gedung DPRD.

Menyikapi hal itu, sambung Firdaus, Bupati Karo mengatakan pihaknya juga tidak menginginkan perubahan itu. Atas itu, Bupati Karo terkesan berdalih dengan menyalahkan anggotanya. "inilah anggota-anggota saya ini, bahkan karena informasi peralihan ini saya sudah ditegur Bapak Gubernur Rabu kemaren," kata Firdaus menambahkan keterangan Bupati.

"Kalau Bupati sudah sesuka-hatinya melakukan kebijakan, jangan salahkan DPRD Karo melakukan sesuka-hati juga," tandas anggota DPRD 2 periode ini dengan nada meninggi.

Pengakuan, Pimpinan Bank Sumut Cabang Kabanjahe, Josep Karo - Karo yang sebelumnya juga dikonfirmasi tim media melalui Aplikasi WhatsApp, mengaku, terkait perubahan transaksi sampai saat ini pihaknya belum menerima surat pemberitahuan dari Pemkab Karo. (Moral Sitepu)

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu