Ketua DPRD Pasaman, Bimtek untuk Hantar Pengetahuan Baru Peningkatan Kinerja

syafrianto, 29 May 2019,
Share w.App T.Me

PASAMAN -- Anggota DPRD Kabupaten Pasaman Laksanakan Bimtek Tugas dan Tanggung Jawab Alat Kelengkapan DPRD selama empat hari (26 s/d 30) di Hotel Dyan Graha Pekan Baru Riau, Senin, (27/05/2019).

Dengan tema "optimalisasi tugas dan tanggung jawab alat kelengkapan DPRD".

Hadir pada saat pembukaan Ketua DPRD Kabupaten Pasaman, Sekwan, Nara Sumber dari Ditjen OTODA Kemendagri, Ditjen Bina Keuda Kemendagri dan BPSDM Kemendagri.

Materi dalam Bimtek antara lain; 

1. Demokrasi dan Kebangsaan Indonesia. 

2. Sistim Pemerintahan Nasional dan Daerah. 

3. Kewenangan, Tugas dan Fungsi DPRD. 4. Kepemimpinan dan Etika Pemerintah. 5. Penyusunan Peraturan Daerah. 

6. Pencegahan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme. 

7. Etika Budaya Politik. 

8. Pengelolaan Keuangan Daerah. Dan yang penting sekali dalam pelaksanaan Bimtek adalah Materi. 

9. Hubungan DPRD dan Pemerintah Daerah.

Ketua DPRD Kabupaten Pasaman Yasri mengatakan Bimtek harus bisa dijadikan sebagai penguat pikiran dan pemahaman para anggota dewan. 

"Alat Kelengkapan Dewan (AKD) Ini tentunya untuk peningkatan kinerja anggota DPRD Kabupaten Pasaman,” ujarnya.

Menurut dia, setiap Bimtek pasti menjadi pengetahuan baru yang menjadi kebutuhan para anggota dewan. Banyak hal yang kemudian bisa dipahami seperti kebijakan-kebijakan terbaru diiringi pemahaman dan anggaran terkait dengan kebijakan tersebut.

“Oleh karena ini menghantarkan pengetahuan baru demi peningkatan kinerja para anggota dewan, seluruh anggota dewan harus serius dalam menjalani bimtek,” tambahnya lagi.

Yasri menekankan, yang utama dalam pemahaman melalui Bimtek ini adalah bagaimana penganggaran Pemerintah Daerah dilaksanakan. 

Namun, Yasri menyayangkan, terkadang kondisi di lapangan tidak seperti yang diharapkan. Di saat pemahaman anggota legislatif sudah didapatkan mengenai pelaksanaan anggaran, ternyata bertabrakan dengan pelaksanaan yang dilakukan oleh eksekutif.

“Padahal kebijakan ataupun penganggaran itu jelas dibicarakan dengan Kemendagri dan Kemenkeu di saat Bimtek. Ini yang sering memicu terjadi pergolakan di lapangan, DPRD yang berada di Banggar dan eksekutif yang diwakili TAPD (red-Tim Anggaran Pemerintah Daerah),” sesalnya.

Pada saat bersamaan Mukhrizal, SH. Sekretaris DPRD Kab. Pasaman mengatakan Bimtek digelar berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 57 Tahun 2011 tentang Petunjuk Teknis Orientasi dan Pendalaman Tugas Anggota DPRD Provinsi, Kabupaten/Kota.

Di mana, kegiatan Bimtek yang ke 4 selama tahun 2019 ini dilaksanakan bekerjasama dengan Universitas Riau Pekan Baru yang bertujuan untuk mengenalkan tugas dan fungsi Anggota DPRD sebagai unsur penyelenggara Pemerintah Daerah juga sebagai keberhasilan DPRD menjalankan amanat rakyat.

"Supaya tidak terlepas dari sumber daya manusia, integritas, dan kredibilitas. Semoga dengan selesainya Bimtek ini hasilnya dapat di implementasikan dan bermanfaat bagi Kabupaten Pasaman," katanya. (Hms)

Editor: Anto

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu