Rancangan Anggaran 2018 Alokasikan Dana BPJS Ketenagakerjaan bagi 3500 Kader Pos Yandu di Kota Batam

WARTAPARLEMEN.COM: KOTA BATAM (24/9) - Mulai tahun 2018, seluruh kader Pos Yandu di Kota Batam yang berjumlah 3500 orang diusulkan menjadi peserta BPJS melalui Anggaran Insentif kader pada Rancangan APBD 2018.

Hal ini diungkapkan oleh Riky Indrakari pada WartaParlemen.com bahwa kenaikan insentif kader Pos Yandu diusulkan pada rancangan APBD 2018 yang dialokasi untuk dana BPJS ketenagakerjaan, yaitu untuk memberikan perlindungan kecelakaan kerja dan jaminan santunan kematian.

Hal ini sangat kontras yang dirasakan di lapangan saat ini dimana Kepala Dinas Sosial Kota Batam tidak membayarkan insentif kader pos yandu yang sudah dianggarkan Rp.175.000 pertahun per kader. Anggaran yang sudah dialokasikan lebih dari Rp.55juta tersebut menjadi pertanyaan para kader pos yandu, "Kemanakah Raibnya".

“Ada yang sudah enam bulan mengabdi, ada yang sudah satu tahun. Bahkan ada yang sudah lebih dari satu tahun. Mereka tak dapat insentif. Ini sangat kita sayangkan,” kata anggota komisi IV DPRD Kota Batam, Riki Indrakari di ruang kerjanya, Jumat (8/9).