Usai Bertemu di Rusia, NC dan FZ Lanjutkan Diskusi di Fadli Zon Library

INDONESIASATU.CO.ID:

JAKARTA - Setelah sebelumnya bertemu di Forum Internasional, International Forum Parlement, di Moscow, Rusia, dua tokoh Sumatera Barat Nofi Candra dan Fadli Zon (FZ) kembali bertemu di tanah air.Kali ini, Nofi Candra yang merupakan senator asal Sumbar itu mengunjungi Wakil Ketua DPR-RI bersama sang istri, ke ruang pribadinya, Fadli Zon Library.

“Alhamdulillah setelah bertemu di Rusia, saya di Izinkan lagi bertemu dengan bapak Fadli Zon, di Ruang Pribadinya di Fadli Zon Library. Hari ini saya datang dengan istri saya , selain diskusi banyak hal pertemuan ini adalah silaturahmi sesama warga Minangkabau”, ungkap Nofi Canra melalui pesan singkat aplikasi Whats Up.

Dalam diskusi tersebut, Nofi Candra yang familiar dikenal NC itu mengaku membicarakan persoalan tindak lanjut hasil Forum International Develofment Parliamentarism untuk kemajuan budaya dan bangsa Kedepan.

Lebih utama, dua wakil rakyat itu membicarakan tentang Sumatera Barat kedepan, dengan posisi Fadli Zon sebagai Ketum HKTI dan Nofi Candra sebagai Wakil Ketua HKTI Sumatera Barat, yang mana dalam pertemuan tersebut membahas tentang bagaimana merancang pengembangan teknologi pertanian yang disinkronkan dengan potensi budaya dan pariwisata sumbar.

“Selain itu, Fadli juga menanyakan kabar dan menyampaikan salam kepada Ayah Saya, H. Sukri. Bapak Fadli ingin bertemu dan diskusi banyak hal tentang teknologi pertanian dengan Ayah saya. Sebagai sesama penggiat pertanian pertemuan ini tentu ditunggu-tunggu Ayah saya dan Bapak Fadli”, jalas NC.

Pada kesempatan itu pula, Fadli Zon juga menyerahkan buku terbarunya yang berjudul "Catatan Catatan Kritis dari Senayan" kepada NC.

Menurut NC, buku karya Fadli itu banyak bercerita tentang peran dan kontribusi Fadli Zon sebagai Wakil Ketua DPR RI. “Sebagai oposisi Bapak Fadli Zon pun terlibat menjaga keseimbangan dengan menjadi wakil rakyat yang kritis terhadap pemerintah”, kata Nofi Candra.

“Bercerita dengan Bapak Fadli Zon seakan tidak ada bosannya, beliau mencintai buku dan juga suka menulis buku. Maka, pertemuan saya dengan istri di perpustakaan pribadinya ini, kita bisa melihat Bapak Fadli tidak hanya sebagai politisi , namun juga sebagai seorang intelektual”, tambah NC.  (Amel)

  • Whatsapp

Index Berita