Anggota Komisi XI DPR Junaidi Auly Soroti Pentingnya Perlindungan Konsumen di Sektor Jasa Keuangan

Anggota Komisi XI DPR Junaidi Auly Soroti Pentingnya Perlindungan Konsumen di Sektor Jasa Keuangan
Anggota Komisi XI DPR Junaidi Auly

LAMPUNG - Penerapan teknologi dalam Industri jasa keuangan telah memudahkan masyarakat atau nasabahnya dalam melakukan transaksi. Bahkan untuk dalam menyetor dan meminjam uang, masyarakat tidak perlu ke bank yang biasanya membutuhkan waktu yang cukup lama. Namun dibalik kemudahan itu ada risiko yang harus diketahui, salah satunya yaitu terkait data pribadi.

Junaidi Auly, selaku Anggota Komisi XI DPR RI menilai perlindungan data pribadi konsumen merupakan hal yang harus menjadi perhatian serius pemerintah di era digital sekarang ini. Menurutnya, literasi konsumen pada sektor jasa keuangan dan peran OJK sebagai pengawas operator jasa keuangan perlu ditingkatkan lagi.

"Setiap lembaga jasa keuangan diharapkan jangan mementingkan pemasaran produknya saja, lembaga harus lebih berkontribusi terhadap literasi dan perlindungan konsumen dalam hal data pribadi, " ujar Junaidi dalam agenda Penyuluhan Perlindungan Konsumen di Sektor Jasa Keuangan dengan OJK Lampung di Terbanggi Besar, Lampung Tengah, Selasa (10/3/2020).

Data Yayasan Layanan Konsumen Indonesia (YLKI) menyebutkan, pada 2019 terdapat 1.871 pengaduan konsumen. Sektor jasa keuangan yang paling mendominasi yaitu 46, 9 persen, dengan rincian sektor perbankan 106 kasus, pinjaman online 96 kasus, perumahan 81 kasus, belanja online 34 kasus, dan leasing 32 kasus.

"Dari data tersebut, mengindikasikan bahwa sektor jasa keuangan mendominasi pengaduan, diharapkan kedepan lembaga jasa keuangan benar-benar memperbaiki jasa layanannya kepada konsumen. Tidak sekedar retorika semata, tapi ada tindakan nyata dan sesuai” kata Junaidi.

Legislator dari dapil Lampung II ini mengatakan “Undang-Undang Perlindungan Konsumen pada dasarnya memberikan jaminan bahwa setiap konsumen berhak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang atau jasa. Namun disayangkan UU tersebut belum mengatur perlindungan data pribadi konsumen dan UU Perlindungan Data Pribadi masih dalam proses" tutup Politisi Fraksi PKS ini. (***)

LAMPUNG DPR RI
Update

Update

Previous Article

Anggota DPR RI Fraksi PKS, Junaidi Auly:...

Next Article

Hadiri Paripurna Penyampaian Laporan Hasil...

Related Posts

Peringkat

Profle

Update

Narsono Son

Narsono Son

Postingan Bulan ini: 4

Postingan Tahun ini: 8

Registered: Jul 9, 2020

Wahyudi Arif Firmanto

Wahyudi Arif Firmanto

Postingan Bulan ini: 2

Postingan Tahun ini: 2

Registered: Jul 23, 2021

Fikri Haldi

Fikri Haldi

Postingan Bulan ini: 0

Postingan Tahun ini: 0

Registered: Jul 9, 2020

Erwin

Erwin

Postingan Bulan ini: 0

Postingan Tahun ini: 0

Registered: Jul 9, 2020

Profle

Narsono Son

Rellya Venny Octalina DPRD Banyumas Serahkan Hewan Kurban Untuk Idul Adha 1442 H
Peduli Warga Isoman Rellya Anggota DPRD Banyumas Beri Bantuan Kasur Busa
Lisda Hendrajoni: Bantuan Sosial Tunai Juga Harus Menyasar Masyarakat Terdampak Langsung PPKM
Upaya Tingkatkan Imunitas Warga, Rellya DPRD Banyumas Salurkan Bansos Obat Dan Vitamin

Follow Us

Recommended Posts

Pemkab dan DPRD Kapuas Setujui Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD dan Perubahan RPJMD
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Fikri Faqih: Asesmen Nasional Berbau Politis dan SARA
Ketua DPRD Palangka Raya: Perlu Layanan Konsultasi Virtual Telemedicine
Perkara Ancam Bunuh Wartawan Oleh Warga Desa Tlekung Berakhir Damai 
Jemput Aspirasi Masyarakat, DPRD Kabupaten Pelalawan  Gelar Reses di Kecamatan Teluk Meranti