Fraksi Gerindra DPR RI Minta Pemerintah Fokus Pulihkan Ekonomi Nasional

Fraksi Gerindra DPR RI Minta Pemerintah Fokus Pulihkan Ekonomi Nasional
Juru Bicara F-Gerindra DPR RI Wihadi Wiyanto

JAKARTA - Fraksi Partai Gerindra menegaskan kebijakan ekonomi harus diarahkan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, berkeadilan dan berkedaulatan. Dalam mencapai sasaran tersebut pembangunan ekonomi harus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam arti meningkatkan pendapatan, mengurangi kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan meningkatkan kesempatan kerja serta mampu meningkatkan ketahanan ekonomi nasional.

“Hal tersebut semakin penting untuk diperhatikan, mengingat dampak pandemi Covid-19 yang dirasakan masyarakat sejak awal tahun 2020 masih berlanjut hingga kini. “Penurunan kesejahteraan masyarakat yang dimaksud antara lain tercermin dari menurunnya pengeluaran konsumsi rumah tangga” pungkas Juru Bicara F-Gerindra DPR RI Wihadi Wiyanto saat menyampaikan pandangan fraksi atas RAPBN 2022 beserta Nota Keuangannya pada Rapat Paripurna DPR RI, di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Kamis (19/8/2021).

Anggota Komisi XI DPR RI ini menyampaikan, pada pencapaian pertumbuhan ekonomi sebelum pandemi Covid-19 yang tidak mencapai target, dan pertumbuhan ekonomi minus 2, 07 persen pada tahun 2020. Ia mengingatkan pemerintah bahwa mematok asumsi pertumbuhan yang terlalu tinggi sebab jika realisasinya tidak sesuai target perencanaan akan berdampak pada penurunan belanja negara dan pendapatan negara.

Wihadi meminta pemerintah untuk menurunkan defisit anggran hingga 4, 0 persen sampai 4, 5 persen. Hal ini mengacu pada realisasi anggaran pendapatan belanja negara (APBN) tahun 2020 yang mencatat defisit APBN sebesar 6, 14 persen dan outlook APBN 2021 sebesar 5, 82 persen, maka dalam RAPBN TA 2022 pemerintah mengusulkan defisit sebesar 4, 85 persen dari PDB.

“Kami usulkan agar pemerintah menurunkan defisit anggaran hingga 4 persen, karena defisit yang diusulkan pemerintah dalam RAPBN 2022 masih lumayan tinggi apalagi saat pandemi ini APBN juga berdampak, ” pungkas Wihadi menutup pandangan fraksinya. (tn/sf)

PARIPURNA GERINDRA DPR RI
Update

Update

Previous Article

Fraksi PKS DPR RI: RAPBN 2022 Butuhkan Penajaman...

Next Article

Fraksi Partai Demokrat: Kebijakan Fiskal...

Related Posts

Peringkat

Profle

Narsono Son

Totong Setiyadi

Totong Setiyadi

Postingan Bulan ini: 5

Postingan Tahun ini: 9

Registered: Mar 28, 2021

Alamsyah putra

Alamsyah putra

Postingan Bulan ini: 1

Postingan Tahun ini: 4

Registered: Mar 14, 2021

agung libas

agung libas

Postingan Bulan ini: 1

Postingan Tahun ini: 2

Registered: Apr 8, 2021

Update

Update

Postingan Bulan ini: 0

Postingan Tahun ini: 37

Registered: Jul 9, 2020

Profle

Narsono Son

Mengejutkan.!! Proyek Miliaran Diduga Aspirasi Dewan Abaikan Papan Informasi
Bupati Banyumas Sampaikan Tiga Raperda ke DPRD Banyumas, Masyarakat Wajib Tahu
Jawaban Eksekutif Atas Tiga Raperda Yang Diajukan ke DPRD Banyumas
Ini Pandangan Umum Fraksi DPRD Banyumas Pada Tiga Raperda Usulan Bupati Banyumas

Follow Us

Recommended Posts

Reses Anggota DPR RI Komisi VI, Adisatrya Berikan Cultivator Kepada Kelompok Tani Cilacap
Jawaban Eksekutif Atas Tiga Raperda Yang Diajukan ke DPRD Banyumas
Ini Pandangan Umum Fraksi DPRD Banyumas Pada Tiga Raperda Usulan Bupati Banyumas
Bupati Banyumas Sampaikan Tiga Raperda ke DPRD Banyumas, Masyarakat Wajib Tahu
DPC Partai Demokrat Kabupaten Cilacap  Bersama Komunitas Gowes Bojong Gelar serbuan Vaksinasi