Tiga Kabupaten di Sumsel Tak Terjangkau Siaran RRI Jadi Sorotan Komisi I DPR RI

    Tiga Kabupaten di Sumsel Tak Terjangkau Siaran RRI Jadi Sorotan Komisi I DPR RI
    Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari saat memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI dengan Kepala Stasiun RRI Palembang

    JAKARTA - Komisi I DPR RI menyampaikan apresiasinya terhadap Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) Palembang, Sumatera Selatan. Apresiasi tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari saat memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI dengan Kepala Stasiun RRI Palembang, Ahmad Bahri beserta jajarannya.

    Espresso shot Boba
    market.biz.id Espresso shot Boba
    13% Rp 6.300
    Beli sekarang!

    Meski mendapat apresiasi, sejumlah persoalan menjadi sorotan oleh Komisi I DPR RI, di antaranya terkait masih adanya tiga kabupaten di Sumatera Selatan yang sejak kemerdekaan Indonesia hingga saat ini belum mendapat siaran dari RRI. Persoalan itu pun menuai kritik tajam dari Anggota Komisi I DPR RI Bambang Heri Purnama.

    “Seharusnya (dari RRI Palembang) ada pengusulan (penambahan anggaran). Yang saya dengar bahwa ada tiga kabupaten yang sejak zaman merdeka hingga saat ini belum, RRI siarannya tidak sampai sana, seperti di Musi, Lahat dan di Baturaja. Sampai saat ini RRI tidak bisa sampai sana siarannya, ” tuturnya saat mengikuti pertemuan di Gedung LPP RRI Palembang, Sumatera Selatan, Jumat, (26/3/2021).

    Legislator Partai Golkar itu mengaku kecewa atas persoalan tersebut, dan berharap adanya langkah dari Kepala LPP RRI Palembang untuk bergerak mengajukan pengusulan anggaran. “Saya sedikit kecewa ya, saya mengharapkan juga dari Kepala RRI sini (Palembang) mengusulkan lah (anggaran). Masa sampai tiga Kabupaten tidak dapat siaran.” Tegasnya.

    Black Coffee
    market.biz.id Black Coffee
    18% Rp 4.500
    Beli sekarang!

    Menjawab persoalan itu, pada kesimpulan yang dibacakan oleh Pimpinan Rapat, Komisi I DPR sepakat untuk mendukung LPP RRI Palembang terkait pengembangan  dan penambahan pemancar untuk RRI Palembang guna meningkatkan jangkauan siaran, peningkatan teknologi guna mendukung digitalisasi RRI, peningkatan SDM para pegawai RRI Palembang melalui pelatihan, pendidikan dan workshop yang selanjutnya akan dibahas dalam rapat intern Komisi I DPR RI untuk dibahas lebih lanjut dengan Dirut LPP RRI.

    WIRAUSAHA.CO.ID
    market.biz.id WIRAUSAHA.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Selain itu, Komisi I DPR pun mendorong LPP RRI Palembang untuk terus meningkatkan tugas pokok LPP RRI Palembang dengan baik untuk melanjutkan peran LPP RRI sebagai lembaga penyiaran publik. Hal itu penting agar fungsi RRI sebagai lembaga penyiaran publik dapat langsung dirasakan oleh masyarakat. (srw/sf)

    Abdul Kharis Almasyhari DPR RI KOMISI I PKS
    Update

    Update

    Artikel Sebelumnya

    Fraksi PAN Kutuk Aksi Brutal Polisi Israel...

    Artikel Berikutnya

    Mulyanto Prihatin Cara Kerja Pemerintah...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Fikri Haldi verified

    Erwin

    Erwin verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 0

    Registered: Jul 9, 2020

    Suhardi

    Suhardi verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 0

    Registered: Jul 9, 2020

    Udin Komarudin

    Udin Komarudin verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 5

    Registered: Jul 9, 2020

    Steven

    Steven verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 0

    Registered: Jul 9, 2020

    Rekomendasi

    Andi Iwan Darmawan Aras: Perlu Optimalisasi DAS Pangkajene di Tahun 2023
    KH. Muslich Zainal Abidin: Soroti Keputusan PN Surabaya Sahkan Pernikahan Beda Agama
    Muhammad Aras: Kondisi DAS Pangkajene di Kabupaten Pangkep Perlu Penanganan Serius
    Kunjungi TCEC di Pantai Serangan, I Made Urip: Harus Ada Perhatian Khusus pada Konservasi Penyu
    Darori Wonodipuro Soroti Belum Adanya Penertiban Kebun Sawit Ilegal

    Ikuti Kami