Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian: Lima Klaster Sudah Ditetapkan Dalam RUU Praktik Psikologi

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian: Lima Klaster Sudah Ditetapkan Dalam RUU Praktik Psikologi
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian

JAKARTA - Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang Praktik Psikologi Komisi X DPR RI telah memetakan klaster masalah. Setidaknya ada lima klaster yang menjadi fokus perhatian Komisi X. Ternyata praktik psikologi mengalami perkembangan yang luar biasa. Di sinilah pentingnya regulasi untuk mengatur praktik psikologi.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian saat memimpin rapat, Senin (24/5/2021), mengungkapkan, lima klaster dalam RUU Praktik Psikologi adalah layanan praktik psikologi, pendidikan dan tenaga psikologi, tata kelola penjaminan mutu, kemitraan dan pembiayaan, dan organisasi profesi. Komisi X sudah mengundang banyak pakar psikologi dan organisasi profesi untuk memperkaya isi RUU ini.

“Praktik psikologi memberi layanan yang fokus pada kesehatan mental individu yang berkaitan dengan lingkup kehidupan yang sangat luas. Mulai dari keluarga, pendidikan, hubungan sosial, sampai dengan perspektif karir dan peningkatan kinerja di berbagai bidang yang jauh lebih luas dari apa yang kami duga sebelumnya, " jelas Hetifah di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

Bahkan, di masa pandemi Covid-19 ini, praktik psikologi semakin dibutuhkan. Praktik ini dibutuhkan bagi dunia pendidikan, keluarga, industri, kesehatan, sosial, olahraga, sampai militer.  "Pendalaman RUU Praktik Psikologi kali ini khusus mengenai pengaturan umum dan pelayanan praktik psikologi. Mudah-mudahan hari ini kita bisa mendalami beberapa hal yang jadi pertanyaan Panja, " ungkap politisi Partai Golkar itu.

Empat kementerian terlibat langsung dalam penyusunan RUU ini, yaitu Kemendikbud-Ristek, Kemenkes, Kemensos, dan Kemenkum HAM. Dasar filosofis RUU tersebut mengambil amanat yang tertuang dalam alenia keempat UUD NRI Tahun 1945 yang menyatakan warga negara harus hidup sejahtera lahir batin, bertempat tinggal, hidup di lingkungan yang baik dan sehat, serta memperoleh layanan kesehatan.

RUU ini, lanjut legislator dapil Kalimantan Timur itu, juga ingin memelihara derajat kesehatan mental masyarakat setinggi-tingginya sebagai upaya pembentukan SDM dan daya saing Bangsa Indonesia. Para pemangku kepentingan dari berbagai bidang psikologi sudah diundang, termasuk para dekan fakultas psikologi daru universitas negeri, seperti UI, UGM, hingga Unpad. Bahkan beberapa asosiasi psikologi pun telah diundang.

“Berdasarkan masukan maupun kunjungan kerja, Panja berpandangan, ilmu psikologi mengalami perkembangan luar biasa. Pengaturan substansi RUU ini harus memperhatikan dinamika perkembangan bidang psikologi, termasuk mengakomodir isu-isu krusial yang berdampak pada profesi, " tutur Hetifah lebih lanjut. (mh/sf)

Hetifah Sjaifudian DPR RI KOMISI X GOLKAR
Update

Update

Previous Article

Komisi V DPR RI Sepakati Usulan Presiden...

Next Article

BAKN DPR RI Minta Masukan dari BPK RI Terkait...

Related Posts

Peringkat

Profle

Ibnu S. Mattangaran

Totong Setiyadi

Totong Setiyadi

Postingan Bulan ini: 2

Postingan Tahun ini: 2

Registered: Mar 28, 2021

Iswan Dukomalamo

Iswan Dukomalamo

Postingan Bulan ini: 2

Postingan Tahun ini: 2

Registered: Dec 11, 2021

Muh. Ahkam Jayadi

Muh. Ahkam Jayadi

Postingan Bulan ini: 2

Postingan Tahun ini: 2

Registered: Jan 16, 2022

Udin Komarudin

Udin Komarudin

Postingan Bulan ini: 1

Postingan Tahun ini: 1

Registered: Jul 9, 2020

Profle

Ibnu S. Mattangaran

Raker bersama Menkes, Hasnah Syam Soroti Rendahnya Capaian Imunisasi Dasar Lengkap
Peresmian Jembatan Gantung Penghubung Dua Desa  Oleh Anggota DPR-RI Novita Wijayanti
Novita Wijayanti Anggota DPR RI Tinjau Pembangunan Embung di Desa Sumingkir, Cilacap
Jumat Berbagi, NasDem Luwu Utara Sasar Rumah Korban Kebakaran dan Warga Kurang Mampu

Follow Us

Recommended Posts

Raker bersama Menkes, Hasnah Syam Soroti Rendahnya Capaian Imunisasi Dasar Lengkap
Tony Rosyid: Manuver Cawapres Tak Kalah Gesit dengan Capres
Laksanakan LKAD, PAN Mesuji Siap dan Optimistis Sambut Pemilu 2024
Tony Rosyid: Prabowo Gagal Nyapres, Gerindra Nyungsep
Jumat Berbagi, NasDem Luwu Utara Sasar Rumah Korban Kebakaran dan Warga Kurang Mampu